vhf

VHF atau UHF? Kenapa Antena HT Beda Panjang

Tim Aneka Perkakas··4 menit baca
VHF atau UHF? Kenapa Antena HT Beda Panjang

Ambil dua handy talky dari rak yang sama. Badannya sama besar, tombolnya sama, layarnya sama. Yang satu antenanya panjang, yang satu pendek.

Itu bukan selera pabrik. Itu akibat langsung dari satu angka: panjang gelombang.

Tonton: VHF atau UHF — Kenapa Antena HT Beda Panjang
VHF atau UHF — Kenapa Antena HT Beda Panjang

Tonton videonya →

Satu rumus yang menjelaskan semuanya

Panjang gelombang adalah kecepatan cahaya dibagi frekuensi. Dari situ semuanya mengalir:

frekuensisatu gelombang
VHF136–174 MHz± 2 meter
UHF400–520 MHz± 0,67 meter

Dua meter itu lebih tinggi daripada orang dewasa. Tujuh puluh sentimeter kira-kira sepanjang lengan. Perbandingannya sekitar tiga kali — dan tiga kali itulah yang menentukan alat mana cocok di mana.

Kenapa antenanya beda panjang

Antena bekerja paling baik pada seperempat panjang gelombang.

  • VHF: 2 m ÷ 4 = 50 cm
  • UHF: 0,67 m ÷ 4 = 17 cm

Sekarang bagian yang jarang diceritakan penjual: antena HT sungguhan tidak sepanjang itu. Tidak ada yang mau menggenggam radio dengan antena setengah meter. Jadi antena HT dipendekkan — kawatnya digulung di dalam selubung karet supaya panjang listriknya tetap mendekati seperempat gelombang meski panjang fisiknya jauh lebih pendek.

Yang Anda pegang biasanya sekitar 15 cm untuk VHF dan 8 cm untuk UHF. Perbandingannya bertahan: yang VHF selalu lebih panjang.

Ada harganya juga: antena yang dipendekkan selalu kurang efisien daripada antena seperempat gelombang penuh. Itu sebabnya radio yang sama terdengar lebih jauh ketika dipasang antena panjang di kendaraan.

Di lapangan terbuka, gelombang panjang menang

Ketika gelombang bertemu halangan yang besar — bukit, tanggul, punggungan tanah — ia tidak berhenti begitu saja. Ia membelok mengikuti tepi halangan itu. Seberapa baik ia membelok bergantung pada perbandingan panjang gelombang terhadap ukuran halangannya.

Gelombang dua meter membelok lebih mudah daripada gelombang tujuh puluh sentimeter. Akibatnya, di balik bukit yang sama, UHF meninggalkan bayangan yang lebih lebar — daerah tempat sinyalnya lemah atau hilang.

Itu sebabnya perkebunan, tambang terbuka, perairan, dan jalan raya hampir selalu memakai VHF.

Di dalam bangunan, keadaannya terbalik

Di sini banyak orang salah kaprah. Kalimat yang sering terdengar: *"UHF menembus tembok."*

Yang sebenarnya terjadi bukan itu. Bahan padat justru meredam UHF lebih kuat daripada VHF.

Yang membuat UHF menang di dalam bangunan adalah bukaannya. Pintu dan jendela berukuran sekitar satu sampai dua meter — sebanding dengan gelombang UHF. Gelombang seukuran itu masuk lewat bukaan tersebut, lalu memantul di dinding, lantai, dan langit-langit, menyusuri lorong sampai ke ruangan di dalam.

Gelombang VHF yang tiga kali lebih besar tidak masuk seleluasa itu, dan lebih banyak terpantul kembali ke luar.

Itu sebabnya gedung bertingkat, hotel, pabrik bersekat, dan gudang berstruktur baja hampir selalu memakai UHF.

Harga frekuensi tinggi

Semua ini ada ongkosnya, dan ongkosnya bisa dihitung.

Pada daya pancar yang sama, jarak yang sama, dan antena yang sama-sama efisien, sinyal yang lebih tinggi frekuensinya sampai lebih lemah di udara terbuka. Selisih antara 450 MHz dan 150 MHz adalah:

20 × log₁₀(450 ÷ 150) = 9,54 desibel

Sembilan setengah desibel itu setara sekitar sepersembilan daya. Radio UHF tujuh watt di lapangan terbuka tidak sampai sejauh radio VHF tujuh watt, walaupun angka wattnya sama.

Sekali lagi: di dalam bangunan, kerugian ini kalah penting dibanding keuntungan masuk lewat bukaan.

Ringkasnya

pilih VHF kalaupilih UHF kalau
Kebun dan perkebunanGedung bertingkat
Tambang terbukaGudang bersekat
PerairanPabrik
Jalan raya dan konvoiHotel
Lahan luas tanpa bangunanBasement dan ruang tertutup

Kalau pekerjaan Anda campuran — kantor di depan, lahan di belakang — jangan memilih dari brosur. Sebutkan bentuk areanya kepada kami, karena dua regu di satu perusahaan kadang memang butuh pita yang berbeda.

Satu hal yang jangan dilewati

Frekuensi radio di Indonesia diatur negara. Untuk pemakaian dinas atau perusahaan, penggunaan frekuensinya memerlukan izin, dan perangkat yang diperjualbelikan harus bersertifikat. Kanal yang dipakai sembarangan bisa mengganggu komunikasi pihak lain — termasuk pihak yang komunikasinya menyangkut keselamatan.

Ketersediaan

Icom IC-V86 bekerja di VHF 136–174 MHz — pita untuk kerja lapangan terbuka. Tersedia di Aneka Perkakas Khatulistiwa, Jalan Hijas No. 23, Pontianak.

Butuh pilihan UHF, atau belum yakin pita mana yang cocok? Sebutkan bentuk area kerjanya lewat WhatsApp 0813-4767-8649 — itu keterangan yang paling menentukan jawabannya.

Butuh perkakas berkualitas?

Jelajahi ribuan produk original bergaransi resmi di Aneka Perkakas.

Lihat Produk →