ht

Melengkapi Regu untuk Bekerja di Luar Jangkauan Sinyal

Tim Aneka Perkakas··6 menit baca
Melengkapi Regu untuk Bekerja di Luar Jangkauan Sinyal

Setiap regu lapangan punya satu titik yang sama: tempat garis sinyal di layar ponsel habis. Bisa di kilometer keberapa saja — di dalam blok kebun, di dasar galian, di balik punggung bukit, atau di jalan hauling yang belum pernah dilewati menara.

Yang berubah di titik itu bukan cuma "tidak bisa menelepon". Dua kemampuan hilang sekaligus: kemampuan berbicara dengan regu, dan kemampuan mengetahui persis di mana sesuatu berada.

Tonton: Di Tempat Sinyal Habis — HT dan GPS Genggam
Di Tempat Sinyal Habis — HT dan GPS Genggam

Tonton videonya →

Artikel ini bukan pembandingan dua produk. Ini soal cara melengkapi satu regu supaya pekerjaannya tidak berhenti di titik tersebut.

Dua masalah yang berbeda, sering dikira satu

Orang cenderung menganggap "tidak ada sinyal" sebagai satu masalah dengan satu jalan keluar. Padahal yang perlu diselesaikan ada dua, dan alatnya berbeda.

Masalah pertama: menyampaikan sesuatu ke banyak orang, sekarang juga. Telepon bekerja satu ke satu. Anda memilih nomor, menunggu diangkat, lalu bicara dengan satu orang. Kalau lima orang harus tahu hal yang sama, Anda menelepon lima kali — atau menelepon satu orang dan berharap ia meneruskannya dengan benar.

Radio bekerja satu ke semua, seketika. Tekan tombol, dan seluruh regu di kanal yang sama mendengar kalimat yang sama pada detik yang sama.

Bedanya bukan soal kenyamanan. Pada pekerjaan yang bergerak — pengangkatan beban, bongkar muat, pengaturan lalu lintas alat berat — perintah "stop" yang sampai ke satu orang sementara empat lainnya belum tahu adalah keadaan berbahaya.

Masalah kedua: mengetahui dan mencatat posisi. "Di dekat pohon besar setelah simpang" bukan lokasi. Ia tidak bisa dikirim, tidak bisa dicari ulang tiga bulan kemudian, dan tidak bisa dipertanggungjawabkan dalam laporan.

Peta di ponsel tidak menolong di sini karena dua alasan berbeda: petanya diunduh lewat jaringan, dan ketelitiannya tidak dirancang untuk dicatat sebagai data.

Kenapa ponsel gagal di keduanya

Ponsel bergantung pada BTS operator. Habis sinyal, kemampuan bicaranya habis dan petanya berhenti memuat — walaupun penerima GPS di dalamnya masih hidup.

Ditambah dua hal yang jarang dihitung sebelum berangkat: baterainya tidak dirancang untuk seharian di layar terang di bawah matahari, dan bodinya tidak dirancang untuk debu semen, hujan tampias, atau jatuh ke lumpur.

Melengkapi regu: bagian komunikasi

Yang perlu diputuskan ada empat, berurutan.

1. Pita frekuensi — ini keputusan pertama, bukan terakhir.

  • VHF unggul di area terbuka dan luas: perkebunan, tambang terbuka, lahan, perairan, jalan raya. Gelombangnya lebih panjang dan lebih tahan menyusuri medan terbuka.
  • UHF unggul di dalam bangunan: gedung bertingkat, hotel, pabrik bersekat banyak, gudang berstruktur baja rapat.

Salah pita berarti radio yang bagus terasa buruk. Tentukan ini lebih dulu, sebelum membandingkan spesifikasi apa pun.

2. Daya pancar — dan apa yang sebenarnya ia beli.

Kebanyakan HT genggam berhenti di 5 watt; Icom IC-V86 memancar sampai 7 watt di rentang 144–160 MHz dan 5,5 watt di tepi pita, dengan empat tingkat: EX Hi, Hi, Mid, dan Low.

Perlu jujur soal ini: daya bukan jaminan jarak. Jangkauan VHF ditentukan terutama oleh garis pandang — kontur tanah, bangunan, tebing, dan ketinggian antena. Daya yang lebih besar menambah peluang sinyal menembus keadaan yang setengah tertutup dan membuat suara di ujung jangkauan lebih bersih. Ia tidak melawan bukit.

Empat tingkat daya itu justru berguna karena alasan lain: di dalam satu gudang atau satu lantai proyek, Low sudah cukup dan baterainya jauh lebih awet.

3. Daya audio — yang paling sering luput saat membandingkan.

Sinyal yang sampai tidak ada gunanya kalau suaranya tenggelam oleh genset atau gerinda. IC-V86 mengeluarkan 1.500 mW dari speaker internalnya, sekitar satu setengah kali seri sebelumnya. Di ruang tenang perbedaannya tidak terasa; di dekat mesin, itu bedanya antara perintah yang terdengar dan perintah yang harus diulang.

4. Baterai dihitung per shift, bukan per jam.

Baterai BP-298 2.250 mAh tahan hingga 19 jam pemakaian normal — satu shift penuh dan masih bersisa. Untuk dua shift berurutan, cara yang lazim adalah menyiapkan satu baterai cadangan per unit, bukan mengandalkan pengisian di tengah jam kerja.

Kapasitasnya 207 kanal (200 memori, 1 kanal panggil, 6 scan edge), dan pengaturannya bisa diubah langsung dari perangkat tanpa komputer. Untuk menyeragamkan armada radio dalam jumlah banyak, pemrograman lewat komputer jauh lebih cepat.

Melengkapi regu: bagian navigasi

Petanya harus ada di dalam alat. Ini syarat pertama, dan ia yang membedakan GPS genggam dari aplikasi peta. Garmin GPSMAP 65s menyimpan petanya sendiri dan menerima kartu microSD hingga 32 GB untuk peta tambahan.

Multi-band untuk tempat yang tertutup. Sebagian besar penerima GPS mendengarkan satu band frekuensi. Di bawah tajuk rapat, di lereng, atau di sela dinding beton, sinyal satelit memantul dulu sebelum sampai — titiknya meloncat dan jejaknya bergerigi padahal Anda berjalan lurus.

GPSMAP 65s menerima beberapa band sekaligus dari empat konstelasi: GPS multi-band (sinyal L5), GALILEO multi-band (L5), QZSS multi-band (L5 — konstelasi Jepang yang cakupannya memang Asia-Pasifik), dan GLONASS. Menurut manual resminya, beberapa band frekuensi membuat pencatatan jejak lebih konsisten, pemosisian lebih baik, serta mengurangi kesalahan pantulan sinyal dan kesalahan akibat lapisan atmosfer.

Baterai yang bisa diganti dari saku. Dua baterai AA, hingga 16 jam. Habis tinggal ganti — tidak mencari colokan, tidak menunggu power bank.

Fitur yang benar-benar dipakai mencatat data: rata-rata lokasi (alat membaca satu titik berkali-kali lalu mengambil reratanya — menaikkan ketelitian patok batas tanpa alat tambahan), proyeksi waypoint untuk menandai lokasi yang tidak bisa didatangi, dan jejak yang bisa dibalik arahnya untuk kembali menyusuri jalur yang tadi dilalui.

Huruf s di belakang namanya berarti sensor tambahan: kompas berkalibrasi yang menunjukkan arah walaupun Anda berdiri diam (kompas berbasis GPS baru tahu arah kalau Anda bergerak), dan altimeter barometrik.

Ketahanan: angkanya berbeda, dan bedanya penting

Keduanya tahan lapangan, tetapi dengan standar yang tidak sama — dan menyamakannya bisa merugikan.

Icom IC-V86Garmin GPSMAP 65s
Debu & airIP54 — terlindung debu, tahan percikan dari segala arahIPX7 — tahan terendam 1 meter selama 30 menit
GuncanganMIL-STD-810 G (suhu ekstrem, kejut suhu, hujan tampias, kabut garam, debu, getaran, benturan)
Suhu kerja–20 sampai +60 °C0 sampai 50 °C

Artinya: HT-nya tahan hujan dan debu tetapi bukan untuk direndam; GPS-nya tahan terendam sesaat tetapi angka suhunya lebih sempit. Keduanya aman dipakai di hujan lapangan — yang perlu diingat cuma jangan menganggap IP54 sama dengan tahan rendam.

Satu hal yang jangan dilewati: izin frekuensi

Frekuensi radio di Indonesia adalah sumber daya yang diatur negara. Untuk pemakaian dinas atau perusahaan, penggunaan frekuensinya memerlukan izin, dan perangkat yang diperjualbelikan harus bersertifikat.

Ini bukan formalitas yang bisa ditunda: kanal yang dipakai sembarangan bisa mengganggu komunikasi pihak lain — termasuk pihak yang komunikasinya menyangkut keselamatan. Kalau pengadaan Anda untuk perusahaan dan urusan izin ini belum jelas, sampaikan saat menanyakan unitnya supaya bisa diarahkan sejak awal.

Yang perlu Anda siapkan sebelum menghubungi kami

Empat keterangan ini membuat perhitungannya cepat dan tepat:

1. Berapa orang yang harus saling terhubung, dan apakah mereka bekerja dalam satu regu atau beberapa regu terpisah (menentukan jumlah unit dan pengaturan kanal). 2. Di dalam bangunan atau di lapangan terbuka (menentukan VHF atau UHF). 3. Berapa jam satu giliran kerja (menentukan kebutuhan baterai cadangan). 4. Apakah posisi perlu dicatat sebagai data — patok batas, titik tanam, jalur patroli — atau cukup untuk menemukan jalan (menentukan perlu tidaknya GPS genggam, dan yang multi-band atau bukan).

Ketersediaan

Keduanya tersedia di Aneka Perkakas Khatulistiwa, Jalan Hijas No. 23, Pontianak — melayani seluruh Kalimantan Barat.

Tanya harga, stok, dan pengadaan armada: WhatsApp 0813-4767-8649.

Butuh perkakas berkualitas?

Jelajahi ribuan produk original bergaransi resmi di Aneka Perkakas.

Lihat Produk →