Hasil Las Bolong-bolong? Cek Elektrodanya


Setelah teraknya diketuk, lasan ternyata penuh lubang kecil seperti spons. Lasan seperti ini disebut keropos atau berpori, dan kekuatannya berkurang. Di video ini Neka bertanya, Kakas menjelaskan, dan Tiwa menunjukkan mesin lasnya.
Salah satu sebabnya: elektroda lembap
Lapisan fluks pada elektroda bisa menyerap air dari udara. Saat dilas, air itu menguap menjadi gas. Gas itu terperangkap di cairan las yang cepat membeku, sehingga meninggalkan gelembung di dalam lasan.
- Elektroda lembap: lasan keropos, banyak pori.
- Elektroda kering: lasan padat, tanpa pori.
Udara Pontianak dan Kalimantan Barat lembap sepanjang tahun, apalagi di musim hujan. Elektroda yang dibiarkan terbuka di bengkel lebih cepat lembap.
Cara menyimpan elektroda
- Simpan di wadah tertutup yang kering, misalnya kotak plastik kedap dengan tutup berklip.
- Buka secukupnya saja. Ambil elektroda yang akan dipakai hari itu, lalu tutup lagi wadahnya.
- Kalau sudah lembap, keringkan sesuai petunjuk di kotaknya. Contohnya, Nikko Steel RD-260 dikeringkan ulang pada 110 °C selama 1 jam.
Penyebab lain lasan keropos dan cara menyetel arus dibahas di Cara Menyetel Ampere Las. Kalau masalahnya elektroda menempel saat mulai mengelas, baca Elektroda Las Nempel Saat Mulai Mengelas, Kenapa?.
Mesin las inverter di toko kami
- Krisbow MMA Welding VRSD12A: 10–120 A, 1 fase 220 V
- RYU Welding Machine IGBT RII200-1: 20–200 A, daya masuk 1.800 W, untuk elektroda 1,6–4 mm
- Nikko Steel RD-260: elektroda 2,6 mm, 60–110 A
Pilihan lain ada di anekaperkakas.com.
---
Tanyakan lewat WhatsApp 0813-4767-8649, atau ketik "mesin las" di anekaperkakas.com. Di luar Pontianak tetap bisa pesan, kami kirim dari Pontianak ke seluruh Kalimantan Barat.
Aneka Perkakas Khatulistiwa · Jl. Hijas No. 23, Pontianak
Butuh perkakas berkualitas?
Jelajahi ribuan produk original bergaransi resmi di Aneka Perkakas.
Lihat Produk →