Las & Fabrikasi

Cara Menyetel Ampere Las: Dari Tebal Plat sampai Bunyi Busur

Tim Aneka Perkakas··6 menit baca
Cara Menyetel Ampere Las: Dari Tebal Plat sampai Bunyi Busur

Tukang las pemula biasanya belajar menyetel ampere dengan cara yang sama: putar knop, coba, kalau elektroda lengket naikkan, kalau plat bolong turunkan. Cara itu berhasil pada akhirnya, tapi memakan elektroda, merusak beberapa benda kerja, dan hasilnya berbeda-beda setiap hari.

Padahal ada titik awal yang bisa dihitung, dan penyetelan halusnya hanya soal membaca apa yang terjadi di depan mata.

Tonton: Cara Menyetel Ampere Las — Dari Tebal Plat sampai Bunyi Busur
Cara Menyetel Ampere Las — Dari Tebal Plat sampai Bunyi Busur

Tonton videonya →

Yang menentukan ampere bukan tebal material

Ini urutan yang sering terbalik. Ampere tidak dipilih langsung dari tebal plat. Urutannya tiga langkah:

  • Pertama, tebal material menentukan diameter elektroda yang dipakai
  • Kedua, diameter elektroda menentukan rentang ampere
  • Ketiga, posisi pengelasan menyesuaikan angkanya ke atas atau ke bawah

Melewati langkah pertama adalah sumber kekeliruan paling umum. Elektroda 3,2 mm pada plat 1,5 mm akan membolongi materialnya berapa pun amperenya diturunkan, karena diameter elektrodanya memang terlalu besar untuk pekerjaan itu.

Langkah 1: memilih diameter elektroda

Patokan praktisnya, diameter elektroda tidak melebihi tebal material yang dilas:

  • Plat 1–2 mm → elektroda 2,0 mm
  • Plat 2–4 mm → elektroda 2,6 mm
  • Plat 4–6 mm → elektroda 3,2 mm
  • Plat 6 mm ke atas → elektroda 4,0 mm

Untuk pekerjaan sehari-hari di bengkel — pagar, teralis, rangka hollow — elektroda 2,6 mm menutup sebagian besar kebutuhan.

Langkah 2: rentang ampere dari diameter

Ada rumus kasar yang dipakai luas di lapangan: ampere ≈ 30 sampai 40 kali diameter elektroda dalam milimeter.

Diterapkan ke ukuran yang umum:

  • Elektroda 2,0 mm → sekitar 50–80 A
  • Elektroda 2,6 mm → sekitar 70–110 A
  • Elektroda 3,2 mm → sekitar 90–140 A
  • Elektroda 4,0 mm → sekitar 130–190 A

Rentangnya lebar karena jenis salutan elektroda berbeda-beda. Acuan yang paling benar selalu tertera di kotak elektrodanya — produsen mencantumkan rentang ampere untuk tiap diameter. Rumus di atas untuk saat kotaknya sudah entah ke mana.

Mulailah dari nilai tengah rentang, lalu sesuaikan.

Langkah 3: menyesuaikan dengan posisi

Pada posisi datar, logam cair tertahan gravitasi di dalam kampuh. Pada posisi vertikal dan di atas kepala, logam cair cenderung menetes turun.

Karena itu turunkan sekitar 10–15% dari setelan posisi datar saat mengelas vertikal atau overhead. Kolam las yang lebih kecil lebih mudah dikendalikan dan tidak menetes.

Membaca hasilnya: gejala ampere terlalu rendah

  • Elektroda menempel ke benda kerja saat menyalakan busur
  • Busur sulit dipertahankan, sering mati sendiri
  • Hasil las menumpuk tinggi dan sempit — logam menempel di permukaan, bukan menyatu ke dalam
  • Penetrasi dangkal, sambungan mudah patah karena hanya menempel di permukaan
  • Terdengar putus-putus, bukan mendesis rata

Gejala ampere terlalu tinggi

  • Elektroda memerah dan habis jauh lebih cepat dari biasanya
  • Percikan berlebihan ke segala arah
  • Undercut — alur cekung di tepi jalur las yang melemahkan sambungan
  • Plat tipis berlubang atau melengkung karena panas berlebih
  • Bunyinya keras dan meledak-ledak, bukan mendesis stabil

Suara yang benar

Pengelasan dengan ampere yang tepat mengeluarkan suara mendesis rata dan berkesinambungan — banyak tukang las berpengalaman menyetel lebih banyak dengan telinga daripada mata. Kalau bunyinya putus-putus, ampere kurang. Kalau meledak-ledak dan kasar, ampere berlebih.

Kapasitas mesin: angka maksimum bukan angka kerja

Satu hal yang sering salah dipahami saat membeli. Mesin las bertanda 160A tidak berarti bisa mengelas terus-menerus di 160A.

Yang membatasi adalah duty cycle — persentase dari periode 10 menit di mana mesin sanggup bekerja pada arus tertentu tanpa kepanasan. Mesin dengan duty cycle 60% pada 120A berarti: enam menit mengelas, empat menit istirahat.

Jadi saat memilih mesin, jangan mengambil unit yang angka maksimumnya persis sama dengan kebutuhan Anda. Beri jarak, supaya mesin bekerja di wilayah nyamannya dan tidak selalu berhenti karena proteksi panas.

Contoh yang jelas menyebutkan rentang kerjanya: Krisbow Mesin Las Inverter DC Stick 120A VRSD12 mencantumkan pengaturan arus 10–120 A. Rentang bawah 10 A itu berguna: mesin yang tidak bisa turun rendah akan menyulitkan pekerjaan pada plat tipis, karena busur menjadi terlalu panas sebelum bisa dikendalikan.

Unit ini juga datang sebagai paket lengkap — elektroda, sarung tangan las, palu las, dan kedok las — sehingga bisa langsung dipakai tanpa membeli perlengkapan terpisah lebih dulu.

Untuk pekerjaan yang menuntut presisi tinggi seperti stainless dan aluminium tipis, prosesnya berbeda sama sekali: Krisbow Mesin Las TIG DC 200A VRT20 memakai elektroda tungsten yang tidak ikut mencair, sehingga logam pengisi dikendalikan terpisah oleh tangan. Penyetelan arusnya mengikuti aturan yang berbeda dari panduan elektroda di atas. Perbandingan jenis mesin dibahas terpisah di artikel mengenal jenis mesin las.

Mesin las inverter dengan pengatur arus keluaran
Mesin las inverter dengan pengatur arus keluaran

Dua hal yang membuat setelan benar tetap gagal

Klem massa yang buruk. Jepitan yang longgar atau menempel di permukaan berkarat membuat arus tidak mengalir penuh. Gejalanya persis seperti ampere kurang — busur sulit menyala — dan orang menaikkan ampere padahal masalahnya di klem. Jepit pada logam bersih, sedekat mungkin dengan titik las.

Elektroda lembap. Salutan elektroda menyerap uap air, dan elektroda yang lembap menghasilkan busur tidak stabil serta pori-pori di dalam las. Simpan di tempat kering dan tertutup — ini masalah nyata di Kalimantan Barat yang kelembapannya tinggi sepanjang tahun.

Tang las yang aus. Penjepit elektroda juga bagian dari jalur arus. Rahang yang sudah longgar atau permukaan kontaknya menghitam membuat arus tersendat, dan gejalanya kembali menyerupai ampere kurang. Selain itu tang yang tidak menjepit erat membuat elektroda bergeser saat dipakai — sulit menjaga panjang busur tetap stabil.

Yang menentukan pemilihan tang las adalah kapasitas arusnya dan bahan penghantar. Krisbow Tang Las Electrode Holder 800A berbahan tembaga dengan kapasitas 800 A — jauh di atas kebutuhan mesin las bengkel umum, dan kelebihan kapasitas itu berguna karena tang tidak ikut memanas saat pekerjaan berlangsung lama.

Sebelum menyalakan busur

Menyetel ampere dengan benar tidak mengurangi bahaya pengelasan. Radiasi busur tetap merusak mata dalam hitungan detik, percikan tetap panas, dan asapnya tetap mengandung partikel logam. Perlindungan yang dibutuhkan dibahas di artikel APD tukang las.

Pertanyaan Umum

Berapa ampere untuk elektroda 2,6 mm?

Sekitar 70–110 A, dan mulailah dari nilai tengahnya. Rentang ini bervariasi menurut jenis salutan elektroda, jadi acuan yang paling tepat tetap keterangan pada kotak elektrodanya.

Kenapa elektroda menempel terus saat mulai mengelas?

Paling sering karena ampere terlalu rendah. Tapi periksa juga klem massa — jepitan longgar atau menempel di permukaan berkarat menimbulkan gejala yang sama persis, dan menaikkan ampere tidak akan menyelesaikannya.

Apakah plat tipis bisa dilas dengan elektroda 3,2 mm?

Sangat sulit. Ampere minimum yang dibutuhkan elektroda 3,2 mm agar busurnya stabil sudah terlalu panas untuk plat tipis, sehingga materialnya berlubang. Turunkan diameter elektrodanya, bukan hanya amperenya.

Apa arti duty cycle pada mesin las?

Persentase dari periode 10 menit di mana mesin sanggup bekerja pada arus tertentu tanpa kepanasan. Duty cycle 60% pada 120 A berarti enam menit mengelas, empat menit mendinginkan. Angka maksimum pada mesin bukan angka yang bisa dipakai terus-menerus.

Kenapa hasil las berpori-pori?

Penyebab paling umum adalah elektroda yang lembap, permukaan yang kotor atau berkarat, dan panjang busur yang terlalu jauh. Simpan elektroda di tempat kering dan bersihkan area yang akan dilas lebih dulu.

Melengkapi bengkel las Anda

Aneka Perkakas Khatulistiwa di Pontianak menyediakan mesin las inverter, topeng las, apron, sarung tangan kulit, sampai mesin potong besi — melayani pembelian satuan maupun pengadaan untuk bengkel las, kontraktor, dan perusahaan di seluruh Kalimantan Barat.

Butuh bantuan memilih kapasitas mesin sesuai pekerjaan Anda? Hubungi WhatsApp kami atau kunjungi showroom di Jalan Hijas No. 23, Pontianak.

Butuh perkakas berkualitas?

Jelajahi ribuan produk original bergaransi resmi di Aneka Perkakas.

Lihat Produk →