Asal-usul Mesin Las, dari Palu Pandai Besi sampai Inverter


Mesin las sekarang bisa ditenteng satu tangan. Perjalanannya panjang: dari palu pandai besi, busur listrik di laboratorium, sampai mesin trafo yang harus didorong dua orang. Di video ini Neka dan Kakas menceritakannya, lalu Tiwa menunjukkan pilihannya.
Zaman pandai besi: las tempa
Sebelum ada listrik, besi disambung dengan api dan palu. Dua ujung besi dipanaskan sampai membara, ditumpuk, lalu dipukul berulang-ulang sampai menyatu. Cara ini disebut las tempa dan sudah dipakai pandai besi selama ribuan tahun.
Awal 1800-an: busur listrik ditemukan
Ilmuwan menemukan bahwa listrik bisa meloncat di antara dua batang arang yang ujungnya hampir bersentuhan. Loncatan itu disebut busur listrik. Cahayanya menyilaukan, dan panasnya cukup untuk melelehkan logam.
1880-an: awal mula las listrik
Busur listrik mulai dipakai untuk menyambung logam. Batang arang didekatkan ke sambungan, busurnya melelehkan tepi logam, dan cairannya membeku menjadi satu. Inilah awal mula las listrik.
Awal 1900-an: elektroda berlapis
Di Swedia lahir elektroda berlapis: kawat logam yang dibungkus lapisan fluks. Saat mengelas, lapisan itu terbakar menjadi gas pelindung, lalu membentuk terak di atas lasan. Udara tertahan sehingga lasan tidak keropos. Prinsip ini masih dipakai sampai sekarang, yaitu elektroda las listrik biasa. Cara kerjanya dijelaskan lebih rinci di Cara Kerja Mesin Las Listrik: Busur, Elektroda, dan Terak.
Mesin trafo: besar dan berat
Mesin las lama memakai trafo besar berisi lilitan tembaga dan inti besi. Contoh di toko kami, Multipro AC 400 JB (400 A), beratnya 83 kg dan harus didorong pakai roda.
Sekarang: mesin las inverter
Mesin las inverter mengubah listrik dengan rangkaian elektronik, sehingga trafonya jauh lebih kecil. Multipro MMA 400i G-KR, sama-sama 400 A, beratnya hanya 24 kg, 3,5× lebih ringan. Kelas kecilnya untuk listrik rumah bisa ditenteng satu tangan. Kenapa bisa sekecil itu, dibahas di Beda Trafo Las dan Inverter.
Mesin las inverter di toko kami
- Krisbow MMA Welding VRSD12A: 120 A, 1 fase 220 V
- RYU Welding Machine IGBT RII160-1: 20–160 A, daya masuk 1.300 W
- Multipro MMA 400i G-KR: inverter 400 A, 24 kg
- Multipro AC 400 JB: trafo AC 400 A
Bingung memilih? Baca Tiga Pertanyaan Sebelum Membeli Mesin Las. Pilihan lain ada di anekaperkakas.com.
---
Tanyakan lewat WhatsApp 0813-4767-8649, atau ketik "mesin las" di anekaperkakas.com. Di luar Pontianak tetap bisa pesan, kami kirim dari Pontianak ke seluruh Kalimantan Barat.
Aneka Perkakas Khatulistiwa · Jl. Hijas No. 23, Pontianak
Butuh perkakas berkualitas?
Jelajahi ribuan produk original bergaransi resmi di Aneka Perkakas.
Lihat Produk →