sepatu safety

SNI Sepatu Safety dan Cara Membaca Kode Produksi di Label

Tim Aneka Perkakas··5 menit baca
SNI Sepatu Safety dan Cara Membaca Kode Produksi di Label

Di bagian dalam lidah sepatu safety biasanya ada label kecil penuh kode: nomor standar, huruf seperti S1 atau S3, dan angka bulan/tahun. Di kotaknya, sepatu yang bersertifikat membawa tanda SNI. Artikel ini menjelaskan SNI sepatu pengaman mana yang berlaku sekarang, di mana tanda SNI dicantumkan, dan cara membaca kode produksi pada label sepatu.

SNI Sepatu Pengaman yang Berlaku Sekarang

Sampai 2024, sepatu pengaman di Indonesia diatur oleh tiga SNI terbitan 2009 yang dibedakan menurut konstruksinya:

  • SNI 0111:2009 untuk sepatu pengaman dari kulit dengan sol karet cetak vulkanisasi.
  • SNI 7037:2009 untuk sepatu pengaman dari kulit dengan konstruksi jahit.
  • SNI 7079:2009 untuk sepatu pengaman bersol polimer, yaitu sol poliuretan (PU) atau termoplastik poliuretan (TPU) yang dicetak injeksi.

Ketiganya diwajibkan oleh Permenperin 37/M-IND/PER/3/2009. Badan Standardisasi Nasional (BSN) kemudian menggabungkannya menjadi satu standar, SNI 8877, yang edisi terbarunya adalah SNI 8877:2023 tentang Alat Pelindung Diri – Sepatu Pengaman.

Permenperin Nomor 28 Tahun 2024 memberlakukan SNI 8877:2023 secara wajib, baik untuk sepatu buatan dalam negeri maupun impor yang dipasarkan di Indonesia. Peraturan ini diundangkan 29 Juli 2024, berlaku enam bulan sesudahnya (awal 2025), dan mencabut Permenperin 37/2009.

Cakupannya juga lebih luas: sepatu pengaman dari kulit, tekstil, PVC, PU, dan karet. SNI 8877:2023 membaginya menjadi dua kelompok, yaitu sepatu dengan bagian atas dari kulit atau bahan lain seperti tekstil, dan sepatu yang seluruhnya dari karet dan polimer seperti boot karet.

Jadi bila spesifikasi sebuah sepatu masih menulis "SNI 7079:2009", itu merujuk standar lama. Sepatu yang sudah diproduksi atau diimpor sebelum aturan baru berlaku tetap boleh beredar sampai ke pemakai.

Di Mana Tanda SNI Dicantumkan

Tanda SNI hanya boleh dibubuhkan sesudah produsen memegang Sertifikat SNI dan persetujuan penggunaan tanda SNI (SPPT SNI). Sertifikat SNI berlaku lima tahun dan diawasi lewat surveilan sekali setahun.

Menurut Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo), tanda SNI untuk sepatu pengaman berupa stiker, label, hologram, atau cetakan pada salah satu permukaan kemasan. Karena itu, periksa kotaknya, bukan hanya sepatunya.

Aturan 2024 juga menambahkan tanda elektronik yang diletakkan tepat di bawah atau di samping tanda SNI. Sepatu yang sudah bertanda SNI menurut aturan lama dikecualikan dari kewajiban tanda elektronik ini.

Cara Membaca Label dan Kode Produksi

Sepatu yang mengikuti standar internasional EN ISO 20345 umumnya membawa label di lidah atau di sisi dalam sepatu. Isinya biasanya:

  • Merek atau tanda pengenal produsen.
  • Kode artikel atau model sepatu.
  • Ukuran.
  • Bulan dan tahun produksi, misalnya 05/2023. Angka inilah yang biasanya dicari orang sebagai "kode produksi".
  • Nomor standar beserta tahunnya, misalnya EN ISO 20345:2011 atau EN ISO 20345:2022.
  • Kode kategori perlindungan seperti SB, S1, S1P, S2, atau S3.
  • Simbol tambahan, misalnya SR untuk ketahanan slip, HRO untuk sol tahan panas kontak, dan HI untuk insulasi panas.

Arti kode kategori dibahas lengkap di artikel Standar Sepatu Safety: Arti Kode S1, S3, dan Jenis Pelindung Jari.

Selain tanggal, sebagian merek mencetak nomor batch atau kode pabrik sendiri. Formatnya tidak seragam antarmerek, jadi bila ada kode yang tidak jelas artinya, tanyakan kepada penjual atau merek sepatunya.

Untuk pembelian proyek, tanggal produksi berguna untuk mencocokkan barang dengan dokumen pengadaan dan memilih stok yang lebih baru.

Sepatu Safety Ber-SNI di Aneka Perkakas

Beberapa sepatu di katalog kami mencantumkan SNI pada spesifikasinya:

Bila Anda membeli untuk kebutuhan proyek atau audit K3, minta tim kami menunjukkan kemasan dan label sepatunya sebelum transaksi. Datang ke toko kami di Jl. Hijas No. 23, Pontianak, atau hubungi WhatsApp 0813-4767-8649.

Pertanyaan Umum

Apakah SNI 7079:2009 masih berlaku?

Tidak lagi sebagai acuan wajib. SNI 7079:2009, bersama SNI 0111:2009 dan SNI 7037:2009, sudah digabung menjadi SNI 8877. Permenperin 28/2024 mewajibkan SNI 8877:2023 dan mencabut aturan 2009. Sepatu yang sudah diproduksi sebelum aturan baru berlaku masih boleh dijual.

Apakah sepatu safety wajib SNI?

Ya. Permenperin 28/2024 mewajibkan SNI 8877:2023 untuk sepatu pengaman yang dipasarkan di Indonesia, baik buatan dalam negeri maupun impor. Pengecualiannya antara lain barang contoh untuk riset atau pengujian dan barang pribadi penumpang.

Di mana melihat tanggal produksi sepatu safety?

Pada label di lidah atau sisi dalam sepatu. Tanggalnya biasanya ditulis bulan/tahun, misalnya 05/2023, dekat nomor standar dan kode kategori.

Di mana tanda SNI sepatu safety?

Pada kemasan, dalam bentuk stiker, label, hologram, atau cetakan. Sepatu bersertifikat menurut aturan 2024 juga membawa tanda elektronik di dekat tanda SNI.

Apa arti S1 dan S3 pada label?

Itu kode kategori perlindungan menurut EN ISO 20345. S1 untuk area kering, sedangkan S3 menambahkan ketahanan air pada bagian atas, sol anti-tusuk, dan tapak beralur. Rinciannya ada di artikel standar sepatu safety yang ditautkan di atas.

Artikel terkait

Butuh perkakas berkualitas?

Jelajahi ribuan produk original bergaransi resmi di Aneka Perkakas.

Lihat Produk →
SNI Sepatu Safety dan Cara Membaca Kode Produksi di Label