Kenapa Parang Cepat Tumpul Setelah Digerinda?


Parang baru diasah pakai gerinda, tajam sekali. Tapi besoknya, setelah dipakai menebas, sudah tumpul lagi. Penyebabnya sering bukan parangnya yang jelek, tetapi cara mengasahnya. Di video ini Neka bertanya, Kakas menjelaskan penyebab dan caranya, lalu Tiwa menunjukkan alatnya.
Ujung membiru: bajanya kepanasan
Gerinda berputar sangat cepat. Kalau mata gerinda ditempelkan lama di ujung parang, panasnya menumpuk di bagian yang paling tipis, yaitu mata parang. Warna baja berubah mengikuti suhunya:
- kuning jerami: sekitar 220 °C
- ungu: sekitar 270 °C
- biru: sekitar 300 °C
Mata parang dikeraskan di pabrik atau oleh pandai besi. Kalau ujungnya sampai membiru, kekerasan itu hilang dan bajanya jadi lunak. Ujung yang lunak memang bisa dibuat tajam, tetapi cepat melipat dan tumpul begitu dipakai menebas kayu.
Caranya: asah sebentar, celup air
1. Asah 2–3 detik saja, lalu angkat gerinda. 2. Celup parang ke ember air sampai dingin. 3. Ulangi sampai tajam. Ujungnya harus tetap berwarna perak, tidak kuning, apalagi biru.
Mata flap lebih cocok untuk mengasah parang daripada batu gerinda tebal, karena menggerusnya lebih halus dan lebih mudah dikendalikan. Jangan lupa kacamata safety dan sarung tangan. Bagian-bagian gerinda yang aman dijelaskan di Gerinda Tangan: Batu yang Benar, Pelindung yang Tidak Dilepas, dan jenis mata gerinda di Mata Canai Itu Apa?.
Gerinda dan mata flap di toko kami
- Krisbow IRAG43 gerinda tangan 4 inci 600 W: gerinda tangan 100 mm
- Krisbow IRADZ43 flap disc 4 inci grit 120: untuk mengasah halus
Pilihan gerinda tangan lain ada di anekaperkakas.com.
---
Tanyakan lewat WhatsApp 0813-4767-8649, atau ketik "gerinda tangan" di anekaperkakas.com. Di luar Pontianak tetap bisa pesan, kami kirim dari Pontianak ke seluruh Kalimantan Barat.
Aneka Perkakas Khatulistiwa · Jl. Hijas No. 23, Pontianak
Butuh perkakas berkualitas?
Jelajahi ribuan produk original bergaransi resmi di Aneka Perkakas.
Lihat Produk →