Armature: Jantung Gerinda, Bor, dan Circular Saw (Bagian 1)


Buka gerinda, bor, gergaji sirkular, atau mesin profil kayu, dan Anda akan menemukan puluhan bagian. Tetapi hanya satu yang menentukan mesinnya kuat atau tidak, awet atau cepat mati: armature.
Ini bagian pertama dari dua. Di sini kita lihat bentuknya dan cara kerjanya — dan berhenti pada satu teka-teki yang jawabannya ada di bagian kedua.
Bentuknya
Armature adalah poros yang dibungkus tumpukan pelat besi tipis, lalu dililit kawat tembaga. Di satu ujungnya ada komutator — cincin tembaga bergaris-garis. Di ujung lainnya ada kipas, yang meniup udara untuk mendinginkan lilitannya sendiri.
Pelatnya ditumpuk, bukan besi pejal, supaya arus pusar (eddy current) tidak berputar-putar di dalam besi dan berubah jadi panas percuma.
Cara kerjanya: motor universal
Hampir semua perkakas berkabel memakai motor universal, disebut juga motor seri. Tiga bagiannya:
1. Kumparan medan — diam di rumahan, di kiri dan kanan armature 2. Armature — berputar di tengah 3. Sikat karbon — menyalurkan arus ke armature lewat komutator
Arus masuk lewat kumparan medan, diteruskan sepasang sikat karbon ke komutator, masuk ke lilitan armature, lalu kembali keluar. Arus yang sama melewati keduanya — itulah arti "seri". Dua medan magnet yang terbentuk saling menolak, dan armature berputar.
Kenapa arusnya harus dibalik
Di sinilah gunanya komutator, dan ini bagian yang paling sering tidak dipahami.
Bayangkan lilitan yang didorong ke satu arah. Setengah putaran kemudian, lilitan itu berada di sisi yang berlawanan — dan gaya yang tadi mendorongnya maju sekarang justru menahannya. Mesin akan bergetar di tempat, tidak berputar.
Komutator memecah masalah itu dengan cara yang sederhana: ia membalik arah arus tepat pada saat itu, sehingga dorongannya selalu searah. Cincin tembaga bergaris yang Anda lihat di ujung armature adalah sakelar mekanis yang berputar bersama porosnya, berganti sisi ribuan kali per menit.
Sifat motor seri yang perlu diketahui
- Torsinya besar saat start. Itu sebabnya gerinda menyentak sedikit saat
- Putaran tanpa bebannya sangat tinggi. Angka rpm di spesifikasi selalu
- Putarannya turun saat dibebani. Ini normal, bukan tanda mesin lemah.
Teka-tekinya
Sekarang lihat angka dari katalog kami sendiri, diurutkan menurut daya:
| alat | daya | putaran tanpa beban | alat potongnya |
|---|---|---|---|
| BOSCH GWS 700 | 710 W | 12.000 rpm | batu 100 mm |
| Krisbow IRAG44 | 720 W | 11.000 rpm | batu 100 mm |
| Krisbow Mesin Profil Kayu | 1.200 W | 28.000 rpm | mata 6 mm |
| Krisbow IRCS3 (circular saw) | 1.300 W | 5.000 rpm | mata 185 mm |
| Krisbow IRAG71 | 2.100 W | 8.000 rpm | batu 180 mm |
Dayanya naik dari atas ke bawah, tetapi putarannya berantakan. Yang paling bertenaga justru paling pelan. Yang 1.200 watt malah paling kencang.
Jadi watt tidak menentukan rpm. Lalu apa yang menentukan?
Petunjuknya: bukan soal tenaga, dan bukan karena motornya lemah. Jawabannya di bagian kedua — kenapa gerinda 2.100 watt berputar lebih pelan daripada yang 720 watt.
Mesin yang memakai armature
- Krisbow Mesin Gerinda Tangan 720 Watt 100mm IRAG44
- BOSCH Gerinda Tangan 4" GWS 700
- Krisbow Mesin Gerinda Tangan 180 mm 2100 Watt IRAG71
- Krisbow Mesin Gergaji Listrik Circular 185mm 1300 Watt IRCS3
- Krisbow Mesin Profil Kayu 1200 Watt
- RYU Circular Saw RCS185-2 1300 W
Bacaan terkait: gerinda tangan — batu yang benar, pelindung yang tidak dilepas · tips merawat mesin gerinda · toko terdekat power tools di Pontianak.
Cara memesan — juga dari luar Pontianak
1. Buka www.anekaperkakas.com 2. Ketik nama mesinnya — "gerinda", "bor", "circular saw" 3. Buka halaman produknya, ketuk Spesifikasi — daya dan putarannya tertulis di sana 4. Tekan Tanya via WhatsApp, sebutkan pekerjaannya 5. Di luar Pontianak tetap bisa memesan lewat anekaperkakas.com — barangnya kami kirim dari Pontianak ke seluruh Kalimantan Barat
Showroom kami di Jl. Hijas No. 23, Pontianak.
Artikel terkait
Butuh perkakas berkualitas?
Jelajahi ribuan produk original bergaransi resmi di Aneka Perkakas.
Lihat Produk →